materi diklat

PERTANAHAN

DISKRIPSI Pertumbuhan pembangunan yang semakin tinggi di Indonesia, tidak sebanding dengan jumlah tanah yang tersedia, maka hal inilah yang terkadang menjadi penyebab persengketaan dan perebutan hak atas tanah yang dimiliki. Hal ini terjadi bukan hanya dikalangan pemerintahan saja, tetapi di kalangan swasta dan juga pribadi. Persengketaan tanah yang terjadi di Indonesia ini disebabkan karena kurangnya […]

PERTANAHAN Read More »

PERATURAN LINGKUNGAN

INTRODUKSI Undang-undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) adalah undang-undang yang komprehensif dan lebih ketat dari pada undang-undang 23 tahun 1997. UU 32 tahun 2009 tersebut mengatur secara sistematis mengenai pengelolaan lingkungan mulai dari perencanaan, instrumen pengendalian, hingga sanksi. Terdapat penguatan dan penegasan izin lingkungan mendahului izin usaha, fungsi PPLH-PPNS dan

PERATURAN LINGKUNGAN Read More »

PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

INTRODUKSI Pengelolaan kualitas udara merupakan hal yang vital bagi perusahaan karena sifatnya yang sangat mudah menyebar. Output pengelolaan udara yang memenuhi baku mutu akan mencegah masalah hukum, menghindari keluhan dari masyarakat dan meningkatkan citra perusahaan. Sebaliknya, pencemaran yang ditimbulkan oleh emisi udara dapat mendatangkan sanksi hukum -baik administrasi, pidana maupun perdata- seperti yang telah diatur

PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA Read More »

PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR

INTRODUKSI Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat

PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR Read More »

PENGELOLAN KUALITAS UDARA

PENGANTAR Perubahan karakteristik antropogenik mengambil alih peran penggunaan energi di berbagai sektor kehidupan. Transportasi mendominasi aktivitas wilayah perkotaan, sedangkan perindustrian dan komersial memberikan andil yang signifikan di daerah sub-urban dan rural. Perubahan ini telah mendorong terjadinya pergantian mode pencemaran udara, terkait dengan jenis senyawa dan dampak yang ditimbulkan. Pelatihan ini akan ditujukan untuk memberikan pengetahuan

PENGELOLAN KUALITAS UDARA Read More »

DASAR – DASAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN

INTRODUKSI Kondisi lingkungan kawasan industri/ perusahaan merupakan salah satu masalah global yang menuntut perhatian dan penanganan secara serius dan berkelanjutan. Peningkatan produksi suatu perusahaan harus diiringi dengan peningkatan pemeliharaan kawasan industri/perusahaan yang berwawasan lingkungan. Penting bagi perusahaan untuk memiliki SDM handal yang mempunyai pengetahuan, keahlian serta kemampuan dalam mengelola dan mengawasi lingkungan hidup baik secara

DASAR – DASAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN Read More »

PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

INTRODUKSI Kondisi lingkungan kawasan industri/ perusahaan merupakan salah satu masalah global yang menuntut perhatian dan penanganan secara serius dan berkelanjutan. Peningkatan produksi suatu perusahaan harus diiringi dengan peningkatan pemeliharaan kawasan industri/perusahaan yang berwawasan lingkungan. Penting bagi perusahaan untuk memiliki SDM handal yang mempunyai pengetahuan, keahlian serta kemampuan dalam mengelola dan mengawasi lingkungan hidup baik secara

PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP Read More »

Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 )

INTRODUKSI Pesatnya perkembangan industri di Indonesia tentunya tidak dapat dilepaskan dari semakin banyaknya limbah yang dihasilkan dari kegiatan para pelaku industi tersebut, khususnya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, para pelaku industri diharuskan memiliki sistem pengelolaan limbah B3 yang dapat memenuhi

Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 ) Read More »

PENGELOLAAN LIMBAH

INTRODUKSI Pesatnya perkembangan industri di Indonesia tentunya tidak dapat dilepaskan dari semakin banyaknya limbah yang dihasilkan dari kegiatan para pelaku industi tersebut,Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, para pelaku industri diharuskan memiliki sistem pengelolaan limbah yang dapat memenuhi standar Pengelolaan Limbah B3 yang tepat. Disamping kepatuhan terhadap

PENGELOLAAN LIMBAH Read More »

PENGELOLAAN LIMBAH B3 DAN NON B3

INTRODUKSI Pesatnya perkembangan industri di Indonesia tentunya tidak dapat dilepaskan dari semakin banyaknya limbah yang dihasilkan dari kegiatan para pelaku industi tersebut, khususnya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, para pelaku industri diharuskan memiliki sistem pengelolaan limbah B3 yang dapat memenuhi

PENGELOLAAN LIMBAH B3 DAN NON B3 Read More »

error: Content is protected !!